16 Agustus 2006

-renungan Kemerdekaan (emang udah merdeka…?) -

terhampar genangan kata
basah dan kental anyir darah
diantara bangkai dan tulang luka
berpelukan mesra dengan nanah dan air mata

lalat - lalat berpesta
burung bangkai adakan kenduri jalanan
belatung siapkan penjor
cacing tanah bikin lomba - lomba

peringatan kematian tahunan yang tak pernah alpa
dirayakan, ditangisi, di elu - elu kan

membingungkan…?!?!?

peringatan kelahiran kembali
umur selalu menambah
tapi cara berpikir makin terbelakang
euforia yang di doktrinkan

membingungkan…?!?!?

61 tahun tanpa hasil…
pembangungan…

membingungkan…?!?!?

One Response to “16 Agustus 2006”

  1. Jagajiwa Says:

    61 tahun
    kurang…semua terasa kurang
    berang kita semua berang
    kemerdekaan masih sama seperti dulu,belum terasa menyentuh semua.kalangan tertentu saja yang hanya bisa menyandangnya.
    terpuruk makin terpuruk
    perkumpulun orang2 terpuruk tidak pernah ada karena yang terpuruk hanya akan sendiri.
    yang ada hanya segerombolan beruang2 gendut mengerumuni madu kepalsuan ang mereka anggap kesenangan.
    Biarkan!

Leave a Reply